Seminar Bisnis “Pengusaha Dahsyat untuk Masyarakat Indonesia”

Seminar Bisnis “Pengusaha Dahsyat untuk Masyarakat Indonesia”, oleh Wilshen Loretta seorang praktisi bisnis, di Auditorium Universitas Katolik Widya Mandala Madiun, pada 3 Mei 2016.
Kemauan memulai usaha dan melaksanakan kegiatan usaha bukan sesuatu yang instan terbentuk dari generasi muda.

Bahkan tidak hanya generasi muda permasalahan tersebut juga terjadi pada banyak kalangan baik tua muda, kaya miskin. Karena suatu usaha memiliki peluang dan risikonya masing-masing. Bagi yang gagal menjadi pengusaha biasanya berawal dari risiko atau kegagalan yang pernah dihadapi yang kemudian dipandang sebagai penghambat luar biasa dan menjadi benteng yang sulit bahkan hampir tak mampu dipecah lagi. Tapi bagi pengusaha sukses, ia mampu membaca peluang bahkan yang orang biasanya tidak mampu untuk membacanya. Kemampuan membaca peluang serta melaksanakannya tersebut menjadi kunci sukses bagi pengusaha.
Suatu kata kunci yang dilontarkan oleh Wilshen adalah “do it”. Hal ini memiliki makna ganda, jika dibaca dalam bahasa lidah Indonesia do it (baca duit) adalah uang yang jangan ditolak oleh seorang pengusaha. Seorang pengusaha perlu kemampuan untuk menghitung dana serta menggunakannya dengan bijak, bukan modal uang besar yang dibutuhkan, bahkan banyak pengusaha tidak bermodal uang melainkan daya kreatifitas. Kemudian kata “do it” jika dari bahasa Inggris berarti melakukan. Peluang yang ada serta ide kemudian dilaksanakan. Dalam melaksanakannya seorang pengusaha perlu memiliki pengetahuan dan bekal baik dari sisi komunikasi, mengkoordinasi, serta pengambilan keputusan. Bauran antara pengetahuan pengelolaan uang serta kemauan melaksanakan tersebut menjadi penciri pengusaha yang dapat meraih peluang.
Berbagai kiat dan strategi yang dialami antara lain bisnis waralaba, bisnis property, pembelian dan peningkatan usaha, serta kiat publikasi pun dipaparkan secara gamblang oleh pembicara. Para peserta yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen, HMJ Akuntansi, dan mahasiswa yang sekitar 65 orang pun mengikuti dengan antusias. Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Widya Mandala Madiun pun di masa mendatang memberi kesempatan untuk acara-acara sejenis maupun acara lainnya yang bersifat kreatif. Hal ini untuk mendukung perkuliahan serta pengalaman yang lebih banyak bagi para mahasiswa.